Latar Belakang: Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan mulut dengan prevalensi tertinggi di seluruh dunia, yang memengaruhi baik anak-anak maupun orang dewasa. Streptococcus sobrinus berperan penting dalam perkembangan karies dengan memfermentasi karbohidrat dan menghasilkan asam yang menyebabkan demineralisasi enamel. Penggunaan antimikroba kimiawi konvensional dapat menimbulkan efek samping, termasuk gangguan mikroflora oral dan berkembangnya resistensi bakteri. Oleh karena itu, diperlukan alternatif antimikroba alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas antimikroba dari kombinasi ekstrak etanol rimpang kunyit (Curcuma longa L.) dan hidroksiapatit terhadap Streptococcus sobrinus. Metode: Penelitian eksperimental ini menilai berbagai rasio ekstrak etanol kunyit dan hidroksiapatit terhadap pertumbuhan Streptococcus sobrinus menggunakan metode zona hambat. Skrining fitokimia juga dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif dalam ekstrak kunyit. Hasil: Analisis fitokimia menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Pengujian antibakteri menunjukkan zona hambat sebesar 10,6 mm untuk ekstrak kunyit, 7,7 mm untuk hidroksiapatit, dan 10,7 mm untuk kombinasi dengan rasio 3:1. Kesimpulan: Ekstrak etanol rimpang kunyit yang dikombinasikan dengan hidroksiapatit menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap Streptococcus sobrinus, sehingga berpotensi sebagai antimikroba alami untuk pencegahan karies gigi.
Copyrights © 2026