Penelitian ini bertujuan menganalisis makna teologis Galatia 6:2 sebagai dasar pelayanan konseling pastoral Kristen. Ayat “bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu” menunjukkan bahwa kehidupan Kristen diwujudkan melalui solidaritas, kasih, dan kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis eksegetis terhadap teks Galatia 6:2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata Yunani bastazete dalam bentuk imperatif menegaskan kewajiban komunitas Kristen untuk secara aktif dan terus-menerus saling menanggung beban. Konsep “hukum Kristus” dipahami sebagai hukum kasih yang diwujudkan melalui tindakan pastoral dan pendampingan rohani. Penelitian ini juga menemukan bahwa pelayanan konseling pastoral yang berlandaskan kasih Kristus memiliki relevansi besar dalam menghadapi kompleksitas kehidupan modern, termasuk krisis emosional, tekanan psikologis, dan kebutuhan spiritual jemaat. Integrasi nilai kasih, empati, dan pendampingan rohani menjadikan konseling pastoral sebagai sarana pemulihan holistik bagi gereja masa kini. Dengan demikian, Galatia 6:2 memberikan landasan biblika yang kuat bagi pengembangan pelayanan konseling pastoral yang kontekstual, transformatif, dan berpusat pada kasih Kristus.
Copyrights © 2026