Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menunjukkan perkembangan yang positif. Namun, UMKM masih menghadapi berbagai kendala dalam pengembangan usaha, terutama pada aspek efisiensi kinerja sumber daya manusia (SDM), pengelolaan keuangan yang belum sesuai standar, serta pemanfaatan strategi pemasaran berbasis digital yang belum optimal. Permasalahan tersebut diperkuat oleh keterbatasan pelatihan berkelanjutan, praktik pencatatan keuangan yang masih konvensional, serta rendahnya kapasitas dalam adopsi teknologi digital. Selain itu, aspek SDM juga ditandai dengan belum optimalnya perilaku kewirausahaan, kreativitas, disiplin, etos kerja, dan profesionalisme. Kondisi serupa juga dialami oleh pelaku UMKM yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (PMKM) Prima Indonesia yang memiliki tingkat kompetensi yang beragam. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan tata kelola usaha yang terstruktur. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan kepada 33 peserta yang berfokus pada penguatan aspek manajerial dan operasional usaha. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan kompetensi pelaku UMKM. Pelatihan ini menghasilkan tingkat pemahaman tata kelola dari 30% menjadi 85%. Ada peningkatan sebesar 55% yang menunjukkan bahwa pelatihan tata kelola usaha yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta dalam mengelola usaha secara lebih efektif dan profesional sehingga berdampak pada peningkatan kinerja usaha. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa Hak Kekayaan Intelektual (HKI), publikasi artikel pada jurnal nasional, serta peningkatan kapasitas usaha pelaku UMKM secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026