Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi sejauh mana pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja aparatur di Kantor Desa Kulo, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang. Metodologi yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Dari total populasi sebanyak 120 individu, sebanyak 40 responden dipilih menggunakan teknik acak sederhana (simple random sampling). Data dikumpulkan melalui observasi langsung, kuesioner, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis menggunakan SPSS versi 21, ditemukan bahwa budaya organisasi berada dalam kategori baik (65%), begitu pula dengan kinerja pegawai yang tercatat sebesar 63%. Analisis ANOVA menghasilkan signifikansi sebesar 0,000, yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 51% menandakan bahwa budaya organisasi memberikan kontribusi terhadap kinerja sebesar 51%, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Copyrights © 2026