Abstrak Remaja Gen Z di era digital yang canggih telah menyediakan berbagai fitur menarik terhadap kebiasaan remaja sehari-hari menyebabkan lebih individualisme, antisosial, terpapar informasi negatif hingga terjadinya cyberbullying sehingga penting memberikan literasi digital tentang bijak menggunakan gawai di media sosial, mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan seduah diberikan literasi digital. Tujuan mengetahui tingkat pengetahuan Gen Z terhadap cyberbullying. Hasil remaja perempuan sebesar 60% dimana perempuan lebih aktif mengekspresikan diri melalui media sosial merupakan bentuk body shaming dan stereotip gender. Kategori usia remaja tengah gen Z yang mengalami cyberbullying sebesar 52% merupakan fase paling rentan karena berada pada masa transisi psikososial. tingkat pengetahuna remaja setelah diberikan materi bijak dalam literasi digital mengalami peningkatan. Pendidikan literasi digital mampu memberikan informasi kepada remaja mengenali bentuk, dampak dan cara penatalaksaan apabila terjadi cyberbullying.
Copyrights © 2026