Rendahnya kompetensi pedagogis guru Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar (PJOK SD) di Kecamatan Rancakalong Sumedang menjadi masalah utama, ditandai dengan pemahaman teori pembelajaran yang masih minim (30% berdasarkan pra-pelatihan), rendahnya kemampuan implementasi (45%), keterbatasan fasilitas, serta minimnya integrasi aspek afektif dalam RPP dan praktik mengajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PJOK SD melalui pelatihan implementasi pendekatan pembelajaran mendalam. Solusi yang ditawarkan melibatkan pelatihan intensif model belajar pembelajaran mendalam, workshop penyusunan RPP berbasis deep learning yang mengintegrasikan aspek afektif, dan praktik lapangan. Metode ini diterapkan pada 48 guru PJOK SD di Kecamatan Rancakalong Sumedang. Hasil evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek kompetensi: pemahaman konsep meningkat dari 40% menjadi 65%, teori pembelajaran dari 30% menjadi 60%, penyusunan langkah pembelajaran dari 58% menjadi 67%, implementasi dari 45% menjadi 78%, dan evaluasi dari 55% menjadi 70%. Peningkatan paling drastis terlihat pada kemampuan implementasi dan pemahaman teori pembelajaran. Keberhasilan program ini berdampak pada peningkatan kualitas pedagogis guru PJOK, yang berimplikasi pada penciptaan pembelajaran yang lebih bermakna, aktif, dan holistik bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026