Transformasi menuju ekonomi hijau mendorong pelaku UMKM untuk mengembangkan produk berbasis keberlanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal, termasuk eceng gondok yang berlimpah di perairan Kota Palembang. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam keterampilan teknis, pemahaman konsep green entrepreneurship, serta kemampuan branding dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengolah eceng gondok menjadi produk ramah lingkungan sekaligus memperkuat kompetensi manajerial dan pemasaran berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan melalui model intervensi bertahap yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi konsep wirausaha hijau, pelatihan teknis pengolahan eceng gondok, pendampingan green branding, serta pengenalan pemasaran digital sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berbasis skala Likert untuk mengukur perubahan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan tingkat kepuasan peserta terhadap program pengabdian dalam rangka pemahaman dan kesadaran akan wirausaha hijau, dari 47% menjadi 60%. Selain itu, peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai prinsip wirausaha hijau, kemampuan teknis produksi lilin aromaterapi, reed diffuser, dan produk home fragrance, serta kemampuan menyusun narasi merek dan strategi promosi digital. Peserta juga menunjukkan motivasi yang lebih kuat untuk mengembangkan usaha ramah lingkungan berbasis potensi lokal. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini efektif dalam memperkuat kapasitas UMKM menuju pengembangan usaha berbasis ekonomi sirkular.
Copyrights © 2026