Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan peningkatan kecepatan sprint 30 meter atlet sepak bola SMA setelah penerapan empat jenis speed drill (Acceleration Drill, Resisted Sprint, Plyometric Sprint, dan Interval Sprint Drill) yang diukur menggunakan aplikasi timing gate. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif (eksperimental) dan desain Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel berjumlah 40 atlet di SMAS Pesantren IMMIM yang dipilih melalui purposive sampling, kemudian dibagi menjadi empat kelompok (masing-masing 10 atlet) sesuai perlakuan drill. Program latihan berlangsung selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Setiap atlet menjalani pretest dan posttest sprint 30 meter menggunakan aplikasi timing gate pada kondisi lintasan yang sama. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji homogenitas Levene, dilanjutkan dengan ANOVA satu arah dan uji post-hoc Tukey pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen serta terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antar kelompok. Interval Sprint Drill memberikan peningkatan terbesar pada waktu sprint dibandingkan drill lainnya. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan drill yang spesifik dan terstruktur untuk mengoptimalkan adaptasi sprint pada atlet remaja serta menunjukkan pemanfaatan aplikasi timing gate sebagai alat ukur yang praktis dan konsisten dalam evaluasi performa.
Copyrights © 2026