Penelitian ilmu keolahragaan ini menyelidiki seberapa efektif pijatan olahraga sebagai metode pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik, terutama dengan melihat seberapa cepat itu memperbaiki denyut nadi istirahat. Salah satu masalah utama yang diteliti adalah bahwa durasi olahraga massage berbeda-beda dalam berbagai penelitian. Akibatnya, belum ada kesimpulan yang jelas tentang waktu yang paling efektif untuk membantu pemulihan. Berdasarkan temuan penelitian sebelumnya, penelitian ini akan melihat bagaimana durasi perawatan olahraga berdampak pada pemulihan denyut nadi. Meta-analisis deskriptif digunakan dengan pendekatan peninjauan naratif sistematis. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel jurnal nasional dari tahun 2020 hingga 2025 di database SINTA dan Google Scholar. Lima artikel dalam sampel penelitian memenuhi kriteria inklusi, yaitu membahas massage olahraga dan mengumpulkan data denyut nadi baik sebelum maupun sesudah prosedur. Hasil analisis menunjukkan bahwa pijatan olahraga secara konsisten menurunkan denyut nadi setelah berolahraga, turun dari 13,42% hingga 42 denyut per menit. Masalah selama 10–15 menit dianggap paling efektif untuk pemulihan. Metode pemulihan berbasis olahraga dibantu oleh penelitian ini. Temuan ini penting untuk digunakan oleh pelatih dan praktisi olahraga dalam menentukan waktu yang tepat untuk memberikan pijatan olahraga yang efektif untuk meningkatkan kualitas pemulihan atlet
Copyrights © 2026