Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan SAR Nasional (BASARNAS) Provinsi Sumatera Barat dalam ketangguhan bencana di Kota Padang. Indikator penilaian peran yang dipergunakan meliputi norma, individu dalam organisasi dan perilaku yang penting bagi struktur sosial. Tipe penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu suatu penelitian yang diambil dari fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan cara deskripsi dalam bentuk argumentasi sesuai pada data lapangan. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan fokus penelitian ini peran Badan SAR Nasional (BASARNAS) Provinsi Sumatera Barat dalam ketangguhan bencana di Kota Padang. Terdapat dua kelompok key informan dan informan yaitu key informan berjumlah 1 orang dan informan yang berjumlah 28 orang. Teknik sampling yang dipergunakan dalam menetapkan individu sampel (key informan dan informan) ini adalah menggunakan purposive sampling, yakni dengan pertimbangan bahwa informan yang ditunjuk mengetahui serta memahami masalah dan tujuan penelitian. Jenis dan teknik pengumpulan data wawancara serta observasi. Sementara teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan keterangan-keterangan secara kualitatif dan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini Pertama, norma terlihat Badan SAR sudah menetapkan bahwa dalam menanggulangi bencana memberikan ketegasan yang pasti untuk warga yang berdampak bencana Kedua, individu dalam organisasi terlihat bahwa tidak adanya kerjasama yang efektif dan efisien antara Badan SAR dengan masyarakat sehingga arahan dan instruksi tidak berjalan dengan baik. Ketiga, perilaku yang penting bagi struktur sosial terlihat dalam upaya menggerakkan kreativitas dan keterampilan masyarakat dalam menanggulangi bencana masih belum fasih atau belum kreatif sehingga banyak masyarakat yang kebingungan untuk mengatasi permasalahan bencana
Copyrights © 2026