Asesmen diagnostik non-kognitif penting untuk memetakan minat, gaya belajar, dan kondisi sosial-emosional siswa sebagai dasar perencanaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penilaian diagnostik non-kognitif berbasis web di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan 10 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021–2025 yang membahas pengembangan dan penerapan penilaian diagnostik non-kognitif berbasis web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai platform digital, seperti Google Forms, Google Sites, Socrative, dan situs web mandiri, dianggap valid, praktis, dan efektif dalam memetakan karakteristik peserta didik secara akurat dan efisien. Beberapa penelitian juga menunjukkan peningkatan hasil belajar setelah menggunakan penilaian digital. Kesimpulannya, Asesmen diagnostik non-kognitif berbasis situs web efektif dalam mendukung pembelajaran diferensial dan perlu diterapkan secara berkelanjutan untuk memperkuat pengambilan keputusan pembelajaran berbasis data.
Copyrights © 2026