Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa rendahnya hasil belajar siswa akibat penggunaan metode ceramah yang kurang melibatkan peserta didik secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional Bebentengan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V pada materi Harmoni dalam Ekosistem. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental jenis One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas V SDN Cikasungka 1. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang diberikan pada tahap pre-test dan post-test. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai yang signifikan antara pre-test dan post-test. Seluruh siswa mengalami peningkatan hasil belajar (positive ranks = 29), dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05, sehingga H₁ diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional Bebentengan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas V.
Copyrights © 2026