Kesehatan keuangan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, khususnya dalam mendukung pembiayaan sektor UMKM. Namun, meningkatnya rasio Non-Performing Loan (NPL) dan fluktuasi kualitas aset menjadi tantangan utama yang dapat memengaruhi profitabilitas serta permodalan bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas agunan, Non-Performing Loan (NPL), dan profitabilitas terhadap permodalan (Capital Adequacy Ratio/CAR) pada BPR di Jakarta Pusat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel, meliputi Pooled Least Squares (PLS), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM), serta uji Hausman untuk pemilihan model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas agunan dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap CAR, sedangkan NPL berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan 67,4% variasi permodalan bank. Data periode 2020–2024 juga menunjukkan tren perbaikan kinerja BPR, ditandai dengan penurunan NPL, peningkatan kualitas agunan, serta kenaikan ROA dan CAR. Kesimpulannya, pengelolaan kualitas aset, pengendalian risiko kredit, dan peningkatan profitabilitas menjadi faktor kunci dalam memperkuat permodalan serta menjaga stabilitas keuangan BPR.
Copyrights © 2026