Penggunaan plastik sintetis pada pangan berpotensi menjadi sumber paparan mikroplastik, terutama dari minuman panas. Teh celup banyak dikonsumsi, namun kajian mikroplastiknya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan mikroplastik pada teh celup komersial di Gorontalo. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan purposive sampling pada tiga merek teh celup dan dilakukan tiga kali replikasi sehingga berjumlah 9 sampel. Sampel diseduh, difiltrasi, dan diidentifikasi menggunakan mikroskop stereo. Hasil menunjukkan seluruh sampel mengandung mikroplastik, yaitu merek A 20 partikel, merek B 11 partikel, dan merek C 24 partikel. Mikroplastik didominasi bentuk serat dengan variasi warna serta ukuran partikel berkisar dari 347–4324 µm, dengan dominasi ukuran <2000 µm. Temuan ini menunjukkan teh celup komersial berpotensi menjadi sumber paparan mikroplastik sehingga diperlukan pengawasan bahan kemasan pangan untuk meningkatkan keamanan konsumsi masyarakat.
Copyrights © 2026