Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi kehidupan Nabi Muhammad SAW sebelum beliau diangkat menjadi nabi, serta mempelajari keadaan sosial, budaya, dan agama di Jazirah Arab pada waktu itu. Di samping itu, artikel ini juga akan membahas metode dakwah serta usaha beliau dalam menyebarluaskan ajaran Islam hingga terbentuknya Daulah Islamiyah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan untuk memahami konteks kehidupan Nabi sebelum masa kenabiannya, yang mempengaruhi karakter, pengalaman, dan kepemimpinannya dalam menyampaikan ajaran Islam. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka, serta menganalisis berbagai sumber sejarah, jurnal akademis, dan literatur yang berkaitan dengan kehidupan Nabi serta keadaan masyarakat Arab pada masa pra-Islam. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad SAW dilahirkan dalam keluarga Quraisy, mengalami masa kecil yang penuh tantangan, bekerja sebagai seorang pedagang yang jujur, menikahi Khadijah RA, dan sering bertafakur di Gua Hira untuk merefleksikan keadaan moral masyarakat Makkah. Dakwah beliau diawali secara rahasia kepada keluarga dan teman dekat, kemudian berkembang menjadi lebih terbuka dengan penekanan pada keesaan Allah dan persamaan derajat manusia. Usaha tersebut berhasil mengubah masyarakat jahiliah menjadi komunitas yang beriman, menyatukan Jazirah Arab, dan mendirikan peradaban Islam yang berlandaskan pada nilai-nilai moral, sosial, dan spiritual. Katakunci: Nabi Muhammad SAW; pra-Islam; Jazirah Arab; dakwah.
Copyrights © 2026