Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya literasi sains siswa Indonesia pada PISA dan kebutuhan penguatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui media pembelajaran Biologi materi Sistem Kardiovaskular. Tujuannya membandingkan efektivitas media Torso fisik dan web BioDigital 3D. Jenis penelitian quasi-eksperimental dengan desain non-equivalent control group design, melibatkan populasi siswa kelas XI SMAN 2 Muara Enim (n=54), dibagi kelas kontrol (Torso) dan eksperimen (BioDigital). Instrumen tes HOTS uraian (6 butir, α=0,664-0,709), dianalisis Paired t-test/Wilcoxon dan ANCOVA dengan pre-test sebagai kovariat. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan HOTS pada kedua kelas (p=0,000), namun BioDigital lebih unggul (adjusted mean=71,218 vs 50,649; ηp²=0,449). Kesimpulan: web BioDigital lebih efektif mendukung HOTS secara komparatif.
Copyrights © 2026