Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh media sosial terhadap stabilitas emosi, kualitas relasi keluarga, dan pola pengasuhan anak dalam rumah tangga Muslim, serta strategi adaptasi pasangan berdasarkan kerangka maqāṣid al-syarī'ah (ḥifẓ al-'aql dan ḥifẓ al-nasl). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus melalui pendekatan normatif-sosiologis dengan melibatkan enam pasangan suami-istri Muslim di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis berbasis maqāṣid al-syarī'ah. Hasil penelitian mengidentifikasi dua fenomena baru, yakni silent conflict (ketegangan emosional yang tidak terungkap) dan keteladanan pasif (imitasi digital anak tanpa arahan orang tua), yang keduanya berdampak negatif terhadap keharmonisan rumah tangga. Temuan ini menegaskan peran utama ḥifẓ al-'aql dan ḥifẓ al-nasl sebagai kerangka normatif dalam menghadapi tantangan digital keluarga Muslim. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi landasan bagi KUA dan lembaga pendidikan Islam dalam merancang program literasi digital berbasis nilai keluarga.
Copyrights © 2026