Kajian ini menelaah peran biaya lingkungan dan pengungkapan CSR terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan sektor energi periode 2021–2024. Dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori, sebanyak 27 perusahaan (108 observasi) dianalisis dengan pendekatan Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini mengindikasikan bahwa biaya lingkungan memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam meningkatkan Return on Assets (ROA), menandakan bahwa pengelolaan lingkungan dapat berkontribusi pada peningkatan profitabilitas. Sebaliknya, CSR belum menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap kinerja keuangan. Nilai R-square (0,099) serta Q²predict (0,060) mengindikasikan dimana kemampuan model masih terbatas, sehingga terdapat faktor lain yang lebih dominan dalam memengaruhi ROA. Temuan ini menegaskan bahwa biaya lingkungan berpotensi menjadi strategi yang relevan dalam meningkatkan kinerja keuangan, sementara CSR masih memerlukan penguatan agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih nyata.
Copyrights © 2026