Kearifan lokal memiliki peran dan fungsi penting, serta dimensi dalam koridor kehidupan masyarakat, yang dikembangkan karena kebutuhan untuk hidup, memelihara, dan melanjutkan kehidupan sesuai dengan situasi, kondisi, kemampuan, dan nilai-nilai yang diinternalisasi dalam masyarakat setempat. Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif, yaitu langkah-langkah penelitian ilmiah yang akan menggambarkan melalui elaborasi data aktual, kronologis, dan komprehensif untuk menjawab rumusan masalah. Realitas ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat bergantung pada pulau lain. Tingkat ketergantungan dapat diuji dengan penghentian sementara semua pasokan kebutuhan hidup masyarakat, yang tampaknya merupakan daerah terpencil. Para imigran, terutama dari Bugis, menjadi mayoritas penggerak transaksi ekonomi internasional, baik warga negara Malaysia maupun Indonesia. Pulau Sebatik memiliki kekayaan komoditas, terutama perkebunan kakao dan kelapa sawit serta perikanan yang besar. Modal utama digunakan sebagai komoditas perdagangan bagi masyarakat untuk dijual ke Tawau dan Sabah.
Copyrights © 2026