Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan beban kerja guru sekolah dasar yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka, serta pentingnya dukungan sosial sebagai faktor protektif dalam menghadapi tekanan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami makna dukungan sosial dan beban kerja dalam kaitannya dengan kesejahteraan psikologis guru sekolah dasar di Kecamatan Tegowanu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Subjek penelitian terdiri dari 12 guru sekolah dasar yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui tahap reduksi, pengkodean, kategorisasi, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dipahami sebagai sumber kekuatan emosional yang berasal dari keluarga, rekan kerja, dan pimpinan sekolah, yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan psikologis guru. Sementara itu, beban kerja dipersepsikan sebagai tuntutan kompleks yang tidak hanya mencakup kegiatan mengajar, tetapi juga beban administratif yang tinggi, yang berkontribusi pada stres dan kelelahan emosional. Temuan ini menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis guru merupakan hasil interaksi dinamis antara faktor protektif berupa dukungan sosial dan faktor risiko berupa beban kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif serta pengelolaan beban kerja yang lebih proporsional guna meningkatkan kesejahteraan psikologis guru.
Copyrights © 2026