Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan bioaktif ekstrak jahe Zingiber officinale L.) sebagai biostimulan dan agen pengendali hayati dalam meningkatkan pertumbuhan serta ketahanan tanaman cabai (Capsicum annuum L.) terhadap stres biotik dan abiotik. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka dengan menelaah literatur ilmiah nasional dan internasional yang relevan dengan kandungan bioaktif jahe serta mekanisme pengaruhnya terhadap fisiologi dan ketahanan tanaman. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak jahe pada konsentrasi sekitar 10% mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman cabai dan menurunkan intensitas serangan patogen, khususnya Fusarium oxysporum, hingga 50–70% dibandingkan kontrol. Senyawa bioaktif tersebut berperan dalam meningkatkan efisiensi metabolisme tanaman, memperkuat sistem pertahanan alami, serta menekan stres oksidatif akibat tekanan lingkungan. Dengan demikian, ekstrak jahe berpotensi dikembangkan sebagai input alami yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk meningkatkan pertumbuhan serta ketahanan tanaman cabai sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pestisida sintetis.
Copyrights © 2026