Penanaman pemahaman mengenai adab berpakaian dan batasan aurat pada anak usia dini merupakan fondasi krusial bagi pembentukan identitas serta akhlak mereka. Fokus penelitian ini adalah mengeksplorasi strategi yang diterapkan pendidik di TKIT Al-Hasan Kota Bangun dalam mengajarkan konsep tersebut. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah pustaka. Proses analisis data mencakup reduksi, penyajian, hingga penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber. Temuan studi mengungkapkan bahwa strategi guru meliputi pemberian contoh nyata (keteladanan), pembiasaan rutin, serta penggunaan teknik belajar yang kreatif seperti bermain peran dan bercerita. Guru memberikan contoh berpakaian sesuai nilai Islam, membiasakan anak berpakaian rapi dan menutup aurat dalam kegiatan sehari-hari, serta menanamkan pemahaman bahwa berpakaian sopan merupakan bagian dari nilai spiritual dan identitas seorang muslim. Dalam pelaksanaannya, guru menghadapi kendala berupa perbedaan tingkat pemahaman anak dan latar belakang keluarga. Oleh karena itu, guru menerapkan pendekatan yang sabar dan konsisten melalui penjelasan sederhana, contoh konkret, serta komunikasi dengan orang tua agar pembiasaan berpakaian Islami dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah maupun di rumah.
Copyrights © 2026