Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan kredit oleh UMKM sebagai sumber modal usaha yang tidak diimbangi dengan pengelolaan yang baik, tercermin dari tingginya angka kredit macet. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat masalah pada pelaku UMKM saat melakukan pengambilan keputusan kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial attitude, mental accounting, dan overconfidence bias terhadap pengambilan keputusan kredit pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu financial attitude, mental accounting, dan overconfidence bias secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan kredit. Hasil ini mengindikasikan bahwa cara pandang keuangan yang baik, pengelolaan dana yang terstruktur, dan tingkat kepercayaan diri yang tinggi mendorong pelaku UMKM dalam mengambil keputusan kredit. Dalam hal ini, dapat dilihat bahwa faktor-faktor psikologis memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan kredit pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng.
Copyrights © 2026