Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fraud Pentagon terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Fraud Pentagon diproksikan melalui financial stability, ineffective monitoring, audit opinion, change in directors, dan frequent number of CEO’s picture. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 16 perusahaan dengan total 56 observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial stability berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, audit opinion berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan ineffective monitoring berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, change in directors berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, frequent number of CEO’s picture berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Variabel Fraud Pentagon mampu menjelaskan kecurangan laporan keuangan sebesar 11%, sedangkan sisanya sebesar 89% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Copyrights © 2026