Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Pengendalian Manajemen pada BUM Desa Sari Amerta Desa Gobleg dengan menggunakan pendekatan Four Levers of Control (Simons, 1995), yang meliputi Belief System, Boundary System, Diagnostic Control System, dan Interactive Control System. Fokus penelitian diarahkan pada unit usaha PAM Desa sebagai unit usaha utama yang berkontribusi signifikan terhadap pendapatan BUM Desa dan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretif. Metode yang digunakan adalah etnometodologi, serta teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan PAM Desa telah mengimplementasikan nilai-nilai lokal Tri Hita Karana dalam 1). Belief System sebagai landasan pengelolaan. 2). Boundary System diterapkan melalui aturan dan prosedur operasional yang mengatur perilaku pengelola. 3). Diagnostic Control System dilakukan melalui pencatatan keuangan, evaluasi kinerja, dan pelaporan rutin. Sementara itu, 4). Interactive Control System diwujudkan melalui komunikasi aktif antara pengelola, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan operasional. Penerapan keempat sistem tersebut mendukung keberlanjutan usaha serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BUM Desa. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis dalam pengembangan konsep pengendalian manajemen berbasis nilai lokal serta implikasi praktis bagi pengelolaan BUM Desa.
Copyrights © 2026