Pengelolaan aset dan inventaris merupakan aspek penting dalam mewujudkan tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang transparan dan akuntabel. Namun, BUMDes di Desa Banglas Kabupaten Kepulauan Meranti masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum terbangunnya sistem pencatatan aset yang terstruktur, rendahnya pemahaman pengelola, serta lemahnya praktik administrasi inventaris. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes dalam pengelolaan aset dan inventaris secara akuntabel. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) dengan pendekatan learning by doing melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan langsung yang menekankan pada praktik pencatatan dan penyusunan laporan aset sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pengelola dalam mengelola aset secara lebih sistematis, serta perubahan perilaku menuju administrasi yang lebih tertib dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan usaha desa. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi dalam memperkuat tata kelola BUMDes yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026