Latar Belakang: Penggunaan rokok elektrik di Indonesia mengalami peningkatan signifikan. Data Global Adult Tobacco Survey (GATS) tahun 2021 menunjukkan prevalensi pengguna rokok elektrik pada usia ≥15 tahun meningkat dari 0,3% pada tahun 2011 menjadi 3,0% pada tahun 2021. Rokok elektrik berpotensi menyebabkan gangguan paru hingga penyakit kronis. Faktor sosial seperti peran teman sebaya dan paparan media sosial diduga berpengaruh terhadap perilaku merokok elektrik pada mahasiswa.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran teman sebaya dan paparan media sosial dengan perilaku merokok elektrik pada mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 63 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berbasis Google Form, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan program SPSS versi 24. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran teman sebaya dengan perilaku merokok elektrik (p = 0,003; r = 0,372). Sementara itu, paparan media sosial tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan perilaku merokok elektrik (p = 0,448). Kesimpulan: Peran teman sebaya memiliki hubungan signifikan dan menjadi faktor dominan terhadap perilaku merokok elektrik pada mahasiswa, sedangkan paparan media sosial tidak berhubungan secara langsung. Background: The use of electronic cigarettes in Indonesia has increased significantly. Data from the Global Adult Tobacco Survey (GATS) in 2021 indicate that the prevalence of e-cigarette use among individuals aged ≥15 years increased from 0.3% in 2011 to 3.0% in 2021. Electronic cigarettes may cause pulmonary disorders and chronic diseases. Social factors such as peer influence and social media exposure are suspected to affect e-cigarette smoking behavior among university students.Aim: This study aimed to analyze the relationship between peer influence and social media exposure with e-cigarette smoking behavior among students at Universitas Pendidikan Indonesia, Sumedang Campus. Method: This study employed an analytical correlational design with a cross-sectional approach. A total of 63 respondents were selected using total sampling. Data were collected using a Google Form-based questionnaire and analyzed using univariate and bivariate analyses with SPSS version 24..Results: The results showed a significant relationship between peer influence and e-cigarette smoking behavior (p = 0.003; r = 0.372). In contrast, social media exposure was not significantly associated with e-cigarette smoking behavior (p = 0.448).Conclusion:Peer influence is significantly associated and represents the dominant factor in e-cigarette smoking behavior among university students, whereas social media exposure is not directly associated
Copyrights © 2026