Penelitian ini dirancang untuk mengeksplorasi keterkaitan antara motivasi dan mental toughness dengan prestasi atlet beladiri terutama di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Kota Surakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey dan studi korelasional. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh atlet beladiri di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Kota Surakarta dengan jumlah 46 atlet, sedangkan untuk sampel terdapat 46 atlet. Pengambilan data sampel menggunakan teknik probability sampling, sedangkan pengumpulan data menggunakan instrumen angket Sport Motivasional Scale – 28 (SMS – 28) untuk motivasi, dan untuk mental toughness menggunakan instrument angket Mental Toughness Index (MTI), untuk prestasi menggunakan lembar penilaian poin prestasi. Pengujian statistik menggunakan Korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antar variabel secara partial dan regresi linier berganda untuk mengetahui hubungan antar variabel secara simultan. Hasil yang diperoleh memperlihatkan motivasi memiliki korelasi secara signifikan dengan prestasi (0.000 < 0.05) dan mental toughness memiliki korelasi secara signifikan dengan prestasi (0.006 < 0.05). Secara simultan, motivasi dan mental toughness menunjukkan hubungan yang signifikan dengan prestasi (0.000 < 0.05). Simpulan yang dapat ditarik adalah motivasi dan mental toughness memiliki hubungan dalam mendukung peningkatan prestasi atlet beladiri Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Kota Surakarta.
Copyrights © 2026