Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dalam meningkatkan efektivitas pemasaran hasil olahan pertanian di Kabupaten Pinrang, serta untuk mengidentifikasi tantangan dan strategi yang dapat diterapkan dalam penerapan teknologi digital. Meskipun sektor pertanian di Kabupaten Pinrang memiliki potensi yang besar, sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan metode pemasaran konvensional yang terbatas pada pasar lokal. Hal ini menyebabkan rendahnya daya saing produk serta keterbatasan akses pasar yang lebih luas. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha pengolahan hasil pertanian. Kegiatan ini berhasil mengimplementasikan strategi digitalisasi pemasaran pada kelompok pengolah hasil pertanian di Kabupaten Pinrang melalui optimalisasi media sosial dan platform e-commerce. Intervensi ini terbukti mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan volume penjualan, serta menciptakan komunikasi yang lebih efisien antara produsen dan konsumen. Meskipun demikian, kegiatan ini mengidentifikasi tantangan krusial berupa keterbatasan akses internet dan rendahnya literasi digital pelaku usaha di lapangan. Hasil pengabdian menyimpulkan bahwa kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, akademisi, dan penyedia layanan digital merupakan kunci utama dalam memperkuat daya saing produk lokal. Capaian ini diharapkan menjadi model perumusan kebijakan pengembangan ekonomi digital sektor pertanian di wilayah Kabupaten Pinrang.
Copyrights © 2026