Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan berbagai flavor lokal serta menentukan formulasi terbaik dalam menghasilkan jelly stick dengan karakteristik fisikokimia dan sensoris yang optimal. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan empat perlakuan, yaitu kontrol (tanpa penambahan flavor), ekstrak temulawak (5%), ekstrak jahe gajah (5%), dan ekstrak lengkuas (5%). Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan flavor berpengaruh signifikan terhadap atribut sensoris warna, tekstur, rasa, dan penerimaan keseluruhan (p < 0,05), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap aroma. Karakteristik terbaik diperoleh pada perlakuan ekstrak jahe gajah (5%). Produk memiliki kadar air 86,80%, gula reduksi 0,319 mg/g, total fenol 43,60 mg/kg GAE, aktivitas antioksidan 57,10%, dan kapasitas antioksidan 16,98 mg/L GAEAC. Nilai warna L* 34,8; a* 19,17; dan b* 33,97 menunjukkan warna coklat tembaga. Analisis tekstur menunjukkan hardness 0,567 N, springiness 1,025, gumminess 0,909, chewiness 0,932 N·mm, dan resilience 0,113. Penambahan flavor lokal meningkatkan kualitas dan penerimaan konsumen terhadap produk jelly stick, terutama pada penggunaan ekstrak jahe gajah.
Copyrights © 2026