Penelitian ini membahas tentang budaya organisasi dalam pelayanan penerbitan Kartu Identitas Anak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidenreng Rappang. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan belum optimalnya pelayanan akibat kurangnya sosialisasi serta sarana dan prasarana yang belum memadai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan budaya organisasi serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelayanan penerbitan Kartu Identitas Anak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan, namun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan sumber daya manusia, komunikasi internal yang belum optimal, dan minimnya motivasi aparatur. Kesimpulannya, budaya organisasi yang kuat dan berorientasi pada pelayanan publik perlu diperkuat untuk mewujudkan pelayanan yang efektif, transpan dan berkeadilan
Copyrights © 2025