Penelitian ini bertujuan untuk menentukan alokasi kamar optimal guna memaksimalkan keuntungan pada Pemondokan Ukhuwah di Indralaya dengan menerapkan metode simpleks dari pemrograman linier dan bantuan dari Software Lindo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus, di mana data primer mengenai kapasitas, harga sewa, dan biaya operasional diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan pemilik usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa alokasi optimal tercapai dengan menyewakan seluruh kapasitas, yaitu 36 kamar standar dan 4 kamar premium, yang menghasilkan keuntungan bersih maksimal Rp 20.537.000 per bulan. Angka ini lebih tinggi Rp 1.507.500 dibandingkan keuntungan bersih pada kondisi okupansi aktual (Rp 19.029.500). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa metode simpleks merupakan alat yang efektif untuk optimasi keuntungan pada UMKM dan menyoroti pentingnya strategi untuk mencapai okupansi penuh guna merealisasikan potensi pendapatan yang hilang.
Copyrights © 2026