Antrian merupakan permasalahan yang umum terjadi dalam pelayanan, khususnya di sektor perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan efisiensi layanan di PT. BPR Sehat Sejahtera Universitas Pamulang dengan menerapkan model antrian Single Channel Single Phase. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan observasi langsung terhadap data waktu kedatangan dan waktu pelayanan nasabah serta jumlah pelayanan. Uji distribusi dilakukan terhadap data menggunakan distribusi Poisson, Gamma, Weibull, dan Eksponensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedatangan tidak mengikuti distribusi Poisson, sedangkan data waktu pelayanan teller lebih sesuai dengan distribusi Weibull. Analisis sistem antrian menunjukkan bahwa penggunaan model Single Channel Single Phase dapat memberikan gambaran kinerja sistem secara matematis seperti rata-rata waktu tunggu, panjang antrian, dan utilisasi pelayanan. Berdasarkan hasil analisis, disarankan agar manajemen bank melakukan evaluasi kapasitas pelayanan untuk mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kepuasan nasabah.
Copyrights © 2026