Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, termasuk di wilayah pedesaan sebagai penggerak utama ekonomi lokal. Salah satu UMKM potensial di Desa Grujugan, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep adalah IRT Kue Kalemben Rahmah yang memproduksi kue tradisional khas Sumenep. Namun, mitra menghadapi dua permasalahan utama, yaitu belum adanya sistem pengelolaan keuangan yang terstruktur dan rendahnya pemanfaatan media pemasaran digital. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 6 bulan dan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mitra dalam pengelolaan keuangan usaha dan optimalisasi pemasaran digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yakni pre-test, sosialisasi dan pelatihan, serta post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua aspek utama. Skor manajemen keuangan meningkat dari 20,3 menjadi 54,6, sedangkan skor pemasaran digital meningkat dari 45,7 menjadi 87,4. Mitra kini mampu melakukan pencatatan keuangan sederhana, memisahkan aset pribadi dan usaha, serta mengoptimalkan website dan marketplace Shopee secara lebih profesional. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan langsung efektif dalam meningkatkan literasi digital serta memperkuat daya saing UMKM lokal menuju pengelolaan usaha yang lebih modern dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026