Sewagati
Vol 10 No 2 (2026)

Manajemen Pengetahuan Berbasis Teknologi Filtrasi Air Untuk Meningkatkan Hasil Tambak Pada Petambak Nila Desa Banteng Putih Kab. Lamongan

Sekar Widyasari Putri (Program Studi Bisnis Digital, Telkom University, Surabaya, Indonesia.)
Ekasari Oktarina (Program Studi Teknik Komputer, Telkom University, Surabaya, Indonesia.)
N. Azizia Gia Mutiarasari (Program Studi Bisnis Digital, Telkom University, Surabaya, Indonesia.)
Bambang Agus Sumantri (Program Studi Bisnis Digital, Telkom University, Surabaya, Indonesia.)
Afdan Prima Mahardika (Program Studi Bisnis Digital, Telkom University, Surabaya, Indonesia.)
Nikita Diva Putr P. (Program Studi Teknik Komputer, Telkom University, Surabaya, Indonesia.)
Rifaldo (Program Studi Teknik Komputer, Telkom University, Surabaya, Indonesia.)
Isya' Syechan (Program Studi Teknik Komputer, Telkom University, Surabaya, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Desa Banteng Putih, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, merupakan wilayah dengan potensi perikanan air tawar yang besar, khususnya dalam budidaya ikan nila. Namun demikian, kelompok petambak dihadapkan pada berbagai masalah yang menghambat produktivitas tambak, seperti terbatasnya lahan saat musim kemarau karena lahan menjadi kering, rendahnya kualitas air, kurangnya pengetahuan teknis petambak, dan sikap enggan generasi muda untuk meneruskan menjadi petambak. Sebagian besar petambak masih mengandalkan kolam tanah tanpa aerasi, tanpa sistem filtrasi, serta belum memiliki kebiasaan untuk melakukan controling seperti mencatat pH, suhu, dan salinitas. Di sisi lain, pengalaman budidaya yang dimiliki oleh petambak senior belum terdokumentasi dan belum ditransfer secara sistematis kepada generasi muda desa. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini mengusung pendekatan knowledge management (KM)/Manajemen Pengetahuan sebagai solusi strategis. Program ini mencakup pelatihan logbook harian, pembangunan kolam terpal berfiltrasi, penggunaan aerator, serta instalasi sensor pH, suhu, dan salinitas. Selain itu, pembentukan forum komunitas bertujuan memperkuat budaya berbagi pengetahuan dan dokumentasi praktik budidaya melalui modul terstruktur. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, menekan mortalitas ikan, serta menarik keterlibatan generasi muda. Sejalan dengan poin SDGs 4, 8, 9, dan 14, kolaborasi berkelanjutan ini memproyeksikan Desa Banteng Putih sebagai model pengembangan tambak berbasis manajemen pengetahuan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sewagati

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Engineering Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences Other

Description

Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: ...