Jumlah penderita Diabetes Melitus (DM) di dunia terus meningkat dan diperkirakan mencapai 422 juta orang, dengan sekitar 1,5 juta kematian setiap tahun. Di Puskesmas Nambo, tercatat 87 kasus DM pada lansia tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian DM pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Nambo. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain Case-Control. Populasi adalah seluruh lansia penderita DM. Sampel berjumlah 146 responden yang terdiri dari 73 kelompok kasus dan 73 kelompok kontrol, dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan rekam medis pada 10–30 Juni 2025, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kejadian DM pada lansia dengan aktivitas fisik (OR=3,2; CI: 1,575–6,525), riwayat keluarga (OR=3,2; CI: 1,625–6,541), konsumsi gula (OR=2,4; CI: 1,166–5,246), obesitas (OR=3,1; CI: 1,400–6,945), dan pendapatan keluarga (OR=4,1; CI: 1,104–15,521). Kelima variabel tersebut merupakan faktor risiko DM pada lansia. Disarankan agar puskesmas meningkatkan promosi kesehatan serta mendorong lansia untuk rutin melakukan pemeriksaan dan memantau kondisi kesehatannya.
Copyrights © 2026