Titi Saparina L
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Determinan Stigma Terhadap Orang dengan HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Titi Saparina L; Firmansyah Firmansyah; Muhammad Ikhsan Akbar
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 3 No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 03 NOMOR 01
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berlandaskan pemantauan awal pada 7 responden mengenai stigma terhadap penderita HIV/AIDS, diketahui 3 responden mengatakan kurang informasi terkait HIV/AIDS, 2 responden kurang mendapatkan paham mengenai HIV/AIDS, 2 responden mengatakan bahwa memiliki pandangan buruk terhadap ODHA. Kajian ini ditujukan untuk mempelajari determianan yang berkaitan dengan stigma negative terhadap penderita HIV/AIDS di Puskesmas Perumnnas Kecamatan Kadia Kota Kendari. Jenis kajian yakni kuantitatif dan desain Cross-Sectional Study. Populasi berjumlah 1225 orang menggunakan teknik penarikan sampel Accidental Sampling, sehingga sampel berjumlah 90 responden. Metode analisis memanfaatkan uji Chi- Square. Hasil analisis statistic terhadap pengetahuan memperoleh X2 hitung > X2 tabel (4,083 >3,841) nilai phi= 0,243, sikap X2 hitung > X2 tabel (3,397 >3,841) nilai phi= 0,241, persepsi X2 hitung > X2 tabel (7,331 >3,841) nilai phi= 0,316. Bermakna diperoleh korelasi lemah pengetahuan, sikap dan persepsi dengan stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS di kawasan Puskesmas Perumnas Kecamatan Kadia Kota Kendari. Diharapakan Kepada petugas kesehatan agar aktif melakukan penyuluhan guna menambah wawasan kepada masyarakat terkait penyakit HIV/AIDS.
Hubungan Kuliah Daring dengan Tingkat Stres Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya Ismail Nur Maulid; Titi Saparina L; Noviati
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i2.24

Abstract

Hasil observasi awal yang dilakukan pada 10 orang mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya sebanyak 6 orang (60,95%) mahasiswa mengalami stres ringan, sebanyak 3 orang (34,37%) mahasiswa mengalami stres sedang dan sebanyak 1 orang (4,68%) mahasiswa mengalami stres berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan metode pembelajaran kuliah daring dengan tingkat stres mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya di era Corona Virus Disease-19. Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Populasi adalah sebanyak 177 orang. Jumlah sampel sebanyak 64 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan metode pembelajaran daring dengan tingkat stres mahasiswa (ρ=0,000), ada hubungan penggunaan kuota internet dengan tingkat stres mahasiswa (ρ=0,000). Kesimpulan penelitian yaitu terdapat hubungan antara metode pembelajaran daring dan penggunaan kuota internet dengan tingkat stres mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya. Saran bagi Program Studi Kesehatan Masyarakat diantaranya metode pembelajaran daring diharapkan dimodifikasi untuk mendukung dan mempermudah mahasiswa dalam proses perkuliahan. Materi yang lebih bervariasi dan menarik untuk meningkatkan minat mahasiswa.
Faktor Determinan Keikutsertaan Masyarakat pada Program Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe Hernila; Titi Saparina L; Sari Arie Lestari
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i1.103

Abstract

Vaksinasi massal merupakan sebuah keharusan yang perlu dipenuhi dalam masa pandemi untuk menanggulangi permasalahan wabah Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Kurangnya pengetahuan, penyakit kronis dan kecemasan menyebabkan terjadinya penolakan vaksinasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan keikutsertaan masyarakat pada program vaksinasi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25.055 orang dan sampel dalam penelitian ini 100. Analisis data menggunakan uji Chi-Square kontingensi 2 x 2 pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan berhubungan dengan keikutsertaan dalam vaksinasi Covid-19 dengan nilai p= 0,001 (p<0,05). Penyakit bawaan (kronis) berhubungan dengan keikutsertaan dalam vaksinasi Covid-19 dengan nilai p= 0,000 (p<0,05) dan kecemasan berhubungan dengan keikutsertaan dalam vaksinasi Covid-19 dengan nilai p= 0,017 (p<0,05) di wilayah kerja Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe. Diharapkan kepada puskesmas setempat untuk dapat memberikan informasi secara meluas kepada masyarakat terkait vaksinasi Covid-19 dan memberikan informasi yang relevan kepada masyarakat yang masih memiliki keragu-raguan dalam melaksanakan vaksinasi.
Hubungan Pendidikan dan Pendapatan dengan Health Literacy Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Kendari Amaliah Rohman; Rahmawati; Titi Saparina L
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i3.330

Abstract

Health literacy adalah kemampuan individu untuk mencari, hingga memahami informasi kesehatan dalam menentukan keputusan bagi kesehatannya terutama bagi penderita hipertensi agar informasi yang diperoleh dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Pada tahun 2022 penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Perumnas sebanyak 2.933 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pendidikan dan pendapatan dengan health literacy penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Perumnas Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 2.933 orang dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden dengan teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan pendapatan memiliki hubungan dengan health literacy. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji chi-square pendidikan (X2hitung= 55,077), dan pendapatan (X2hitung= 10,946). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pendidikan dan pendapatan dengan health literacy pada penderita hipertensi. Diharapkan bagi institusi terkait agar lebih memberi edukasi terutama kepada anggota keluarga pentingnya dukungan terhadap penderita, serta menciptakan inovasi baru dalam penyampaian informasi kesehatan agar masyarakat setempat khususnya para penderita mudah mengakses informasi kesehatan.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat di Desa Lambakara : Indonesia Febrianto, Samsul; Titi Saparina L; Ali, Leniarti
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.436

Abstract

Data penyakit hipertensi di Puskesmas pada tahun 2020 sebanyak 538 kasus, tahun 2021 sebanyak 584 kasus dan tahun 2022 sebanyak 866 kasus. Tujuan penelitian Untuk mengetahui faktor-faktor yang behubungan dengan kejadian penyakit hipertensi pada masyarakat usia 41-65 tahun Di Desa Lambakara Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian adalah kuantiatif dengan menggunakan rancangan Cross Sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah 219 KK dengan sampel sebanyak 73 KK dengan cara Simpel Random Sampling. Analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan kejadian hipertensi P-Value (0,000), ada hubungan signifikan antara pola makan dengan kejadian hipertensi P-Value (0,006), ada hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada masyarakat usia 41-65 tahun di Desa Lambakara Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan dengan P-Value (0,0014). Diharapkan bagi puskesmas diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat khususnya upaya pencegahan hipertensi.
Hubungan Kuliah Daring dengan Tingkat Stres Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya Ismail Nur Maulid; Titi Saparina L; Noviati
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i2.24

Abstract

Hasil observasi awal yang dilakukan pada 10 orang mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya sebanyak 6 orang (60,95%) mahasiswa mengalami stres ringan, sebanyak 3 orang (34,37%) mahasiswa mengalami stres sedang dan sebanyak 1 orang (4,68%) mahasiswa mengalami stres berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan metode pembelajaran kuliah daring dengan tingkat stres mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya di era Corona Virus Disease-19. Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Populasi adalah sebanyak 177 orang. Jumlah sampel sebanyak 64 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan metode pembelajaran daring dengan tingkat stres mahasiswa (ρ=0,000), ada hubungan penggunaan kuota internet dengan tingkat stres mahasiswa (ρ=0,000). Kesimpulan penelitian yaitu terdapat hubungan antara metode pembelajaran daring dan penggunaan kuota internet dengan tingkat stres mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya. Saran bagi Program Studi Kesehatan Masyarakat diantaranya metode pembelajaran daring diharapkan dimodifikasi untuk mendukung dan mempermudah mahasiswa dalam proses perkuliahan. Materi yang lebih bervariasi dan menarik untuk meningkatkan minat mahasiswa.
Faktor Determinan Keikutsertaan Masyarakat pada Program Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe Hernila; Titi Saparina L; Sari Arie Lestari
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i1.103

Abstract

Vaksinasi massal merupakan sebuah keharusan yang perlu dipenuhi dalam masa pandemi untuk menanggulangi permasalahan wabah Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Kurangnya pengetahuan, penyakit kronis dan kecemasan menyebabkan terjadinya penolakan vaksinasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan keikutsertaan masyarakat pada program vaksinasi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25.055 orang dan sampel dalam penelitian ini 100. Analisis data menggunakan uji Chi-Square kontingensi 2 x 2 pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan berhubungan dengan keikutsertaan dalam vaksinasi Covid-19 dengan nilai p= 0,001 (p<0,05). Penyakit bawaan (kronis) berhubungan dengan keikutsertaan dalam vaksinasi Covid-19 dengan nilai p= 0,000 (p<0,05) dan kecemasan berhubungan dengan keikutsertaan dalam vaksinasi Covid-19 dengan nilai p= 0,017 (p<0,05) di wilayah kerja Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe. Diharapkan kepada puskesmas setempat untuk dapat memberikan informasi secara meluas kepada masyarakat terkait vaksinasi Covid-19 dan memberikan informasi yang relevan kepada masyarakat yang masih memiliki keragu-raguan dalam melaksanakan vaksinasi.
Hubungan Pendidikan dan Pendapatan dengan Health Literacy Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Kendari Amaliah Rohman; Rahmawati; Titi Saparina L
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i3.330

Abstract

Health literacy adalah kemampuan individu untuk mencari, hingga memahami informasi kesehatan dalam menentukan keputusan bagi kesehatannya terutama bagi penderita hipertensi agar informasi yang diperoleh dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Pada tahun 2022 penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Perumnas sebanyak 2.933 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pendidikan dan pendapatan dengan health literacy penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Perumnas Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 2.933 orang dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden dengan teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan pendapatan memiliki hubungan dengan health literacy. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji chi-square pendidikan (X2hitung= 55,077), dan pendapatan (X2hitung= 10,946). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pendidikan dan pendapatan dengan health literacy pada penderita hipertensi. Diharapkan bagi institusi terkait agar lebih memberi edukasi terutama kepada anggota keluarga pentingnya dukungan terhadap penderita, serta menciptakan inovasi baru dalam penyampaian informasi kesehatan agar masyarakat setempat khususnya para penderita mudah mengakses informasi kesehatan.
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Usia 30-65 Tahun di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kaledupa Dimas Setyawan; Titi Saparina L; Laode Muhamad Yasmin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v5i1.873

Abstract

Hipertensi masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan karena merupakan salah satu penyakit yang sering disebut sebagai "pembunuh diam-diam." Hal ini disebabkan oleh kurangnya tanda atau gejala yang tampak secara jelas, yang dapat mengakibatkan komplikasi serius pada organ seperti jantung, otak, dan ginjal. Menurut data yang diperoleh dari Dinkes Kabupaten Wakatobi, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kasus hipertensi setiap tahunnya. pada tahun 2020 sebanyak 11.163 kasus (50,3%), penderita hipertensi pada tahun 2021 sebanyak 6.227 kasus (26,6%), dan penderita hipertensi pada tahun 2022 sebanyak 3.030 kasus (56,6%).. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor risiko kejadian penyakit hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kaledupa.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Case Control Study. Populasi dalam penelitian berjumlah 289 responden dengan sampel 150 responden dengan cara Purposive Sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Odds Ratio (OR).Hasil Uji Odds ratio menunjukan bahwa riwayat keluarga dengan nilai OR = 28,656, aktivitas fisik dengan nilai OR = 35,821, stres dengan nilai OR = 39,942. Kesimpulan penelitian yaitu riwayat keluarga, aktivitas fisik, stres merupakan faktor risiko terjadinya hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kaledupa.Disarankan kepada masyarakat agar menerapkan gaya hidup sehat seperti meningkatkan aktifitas fisik yang baik dan mengurangi stres yang berlebihan agar terhindar dari penyakit seperti hipertensi.
Faktor Risiko Diabetes Melitus pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Nambo Titi Saparina L; Andi Mauliyana; Nurmitha
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v5i1.1143

Abstract

Jumlah penderita Diabetes Melitus (DM) di dunia terus meningkat dan diperkirakan mencapai 422 juta orang, dengan sekitar 1,5 juta kematian setiap tahun. Di Puskesmas Nambo, tercatat 87 kasus DM pada lansia tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian DM pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Nambo. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain Case-Control. Populasi adalah seluruh lansia penderita DM. Sampel berjumlah 146 responden yang terdiri dari 73 kelompok kasus dan 73 kelompok kontrol, dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan rekam medis pada 10–30 Juni 2025, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kejadian DM pada lansia dengan aktivitas fisik (OR=3,2; CI: 1,575–6,525), riwayat keluarga (OR=3,2; CI: 1,625–6,541), konsumsi gula (OR=2,4; CI: 1,166–5,246), obesitas (OR=3,1; CI: 1,400–6,945), dan pendapatan keluarga (OR=4,1; CI: 1,104–15,521). Kelima variabel tersebut merupakan faktor risiko DM pada lansia. Disarankan agar puskesmas meningkatkan promosi kesehatan serta mendorong lansia untuk rutin melakukan pemeriksaan dan memantau kondisi kesehatannya.