Penelitian ini mengeksplorasi evolusi vernakular digital melalui dinamika bahasa kolokial dalam diskursus food vlogging Ria SW. Menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiolinguistik, studi ini menganalisis variasi gaya dan pergeseran linguistik dalam interaksi digital. Data yang dikurasi dari konten YouTube menunjukkan bahwa penggunaan bahasa kolokial melampaui fungsi komunikasi informal, berperan sebagai instrumen konstruksi identitas dan penguatan ikatan sosial. Temuan mengidentifikasi transformasi morfologis unik dan pola code-switching dalam ranah kuliner. Riset ini berkontribusi pada sosiolinguistik Computer-Mediated Communication (CMC) dengan menjelaskan bagaimana pengaruh digital membentuk ulang norma linguistik kontemporer.
Copyrights © 2026