Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya kompetensi sebagian pegawai dalam penggunaan teknologi serta masih adanya pegawai yang kurang disiplin dalam hal ketepatan waktu dan kehadiran kerja sehingga berdampak pada belum optimalnya kinerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Dinas Pendidikan, kemudian dianalisis menggunakan uji t untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan uji F untuk mengetahui pengaruh secara simultan antara variabel kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel dan tingkat signifikansi lebih kecil dari 0,05. Disiplin kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 5,774 dan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan kompetensi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung sebesar 52,220 lebih besar dari F tabel 3,150 dengan tingkat signifikansi 0,000 serta nilai koefisien determinasi sebesar 63,5%, yang berarti bahwa kompetensi dan disiplin kerja mampu menjelaskan variasi kinerja pegawai sebesar 63,5% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kompetensi dan disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan, baik secara parsial maupun simultan, sehingga disarankan agar instansi meningkatkan kompetensi pegawai melalui pelatihan terutama dalam bidang teknologi serta meningkatkan penerapan disiplin kerja melalui pengawasan yang lebih optimal guna meningkatkan kinerja pegawai secara keseluruhan.
Copyrights © 2025