Literasi sains adalah kemampuan dasar bagi mahasiswa Biologi untuk menganalisis dan menerapkan konsep ilmiah dalam konteks di zaman informasi yang terbuka. Akan tetapi, banyak mahasiswa masih menghadapi kesulitan dalam memahami inti literatur ilmiah disebabkan oleh kurangnya kemampuan membaca analitis terhadap teks akademik berbahasa Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas strategi pengembangan kemampuan membaca kritis teks akademik dalam meningkatkan literasi sains pada mahasiswa. Metode penelitian dilakukan dengan menganalisis struktur teks akademik secara menyeluruh untuk menginterpretasikan hasil laboratorium dan merakit sintesis materi yang konsisten. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan membaca kritis melalui analisis bahasa yang teliti dapat mendukung mahasiswa dalam mengikuti perkembangan pembuktian empiris dalam teks-teks ilmiah. Mahasiswa yang menguasai berbagai jenis bahasa Indonesia ilmiah akan lebih mampu mendalami ilmu biologi dan dapat berpartisipasi secara aktif dalam diskusi ilmiah global. Keterampilan ini menjadi alat penting dalam menghubungkan kesenjangan pemahaman teks yang selama ini menghalangi optimalisasi literasi sains di Universitas Negeri Medan.
Copyrights © 2026