Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya studi mengenai integrasi model Project Based Learning berbantuan aplikasi digital dalam pembelajaran membaca bahasa Arab, padahal fenomena ini memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan literasi bahasa dan penguatan kompetensi abad ke-21 peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penerapan model Project Based Learning berbantuan Duolingo terhadap keterampilan membaca bahasa Arab peserta didik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui instrumen tes pretest dan posttest keterampilan membaca, serta dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan rata-rata posttest kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dan nilai signifikansi 0,013 < 0,05. Temuan ini memperkuat teori konstruktivisme yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman dan kolaborasi dalam membangun pemahaman konseptual. Simpulan utama penelitian ini adalah bahwa integrasi model Project Based Learning dengan teknologi digital adaptif efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca bahasa Arab peserta didik. Implikasi penelitian ini meliputi aspek teoretis berupa pengayaan literatur mengenai inovasi pembelajaran bahasa berbasis teknologi, serta aspek praktis berupa rekomendasi bagi pendidik untuk mengimplementasikan model pembelajaran inovatif yang adaptif dan kontekstual. Penelitian ini juga membuka peluang studi lanjutan terkait efektivitas jangka panjang serta pengaruhnya terhadap keterampilan bahasa lainnya. Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek; Duolingo; Keterampilan Membaca; Bahasa Arab; Pembelajaran Berbasis Teknologi.
Copyrights © 2026