Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peningkatan kepercayaan diri siswa setelah diberikan layanan konseling individual dengan menggunakan teknik kursi kosong.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain one group pretest-posttest.Subjek penelitian berjumlah 26 siswa SMP Negeri 3 Makassar yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah dan sedang,yang dipilih melalui teknik purposive sampling.Instrumen yang digunakan berupa angket kepercayaan diri berbasis skala Likert.Pengumpulan data dilakukan melalui pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah diberikan layanan konseling individual dengan teknik kursi kosong.Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk melihat perubahan tingkat kepercayaan diri siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan layanan konseling individual dengan teknik kursi kosong terjadi peningkatan kepercayaan diri siswa. Perubahan tersebut terlihat dari sikap siswa yang menjadi lebih berani mengemukakan pendapat lebih aktif dalam interaksi kelas serta memiliki pandangan lebih positif terhadap kemampuan dirinya.
Copyrights © 2026