Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan deep learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMA Negeri 6 Semarang dengan subjek guru sejarah dan peserta didik kelas XI-I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi diterapkan melalui penyesuaian konten, proses, dan produk berdasarkan hasil asesmen diagnostik terkait gaya belajar dan karakteristik peserta didik. Integrasi model PjBL dan pendekatan deep learning mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam mengeksplorasi materi, memecahkan masalah, serta menghasilkan produk pembelajaran yang kreatif dan beragam. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif terlihat pada aspek kelancaran (fluency), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi berbasis PjBL dengan pendekatan deep learning efektif dalam menciptakan pembelajaran sejarah yang bermakna sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
Copyrights © 2026