ABSTRACT High-risk pregnancy is a condition that increases the likelihood of complications during pregnancy, childbirth, and postpartum. Maternal age is one of the influencing factors. This study aims to analyze the relationship between maternal age and high-risk pregnancy. A quantitative cross-sectional design was used involving 120 pregnant women. Data were collected through questionnaires and medical records and analyzed using chi-square and t-tests. The results showed that mothers aged <20 years and >35 years had a higher risk of high-risk pregnancy compared to those aged 20–35 years (p<0.05). It is concluded that maternal age is significantly associated with high-risk pregnancy. Keywords: Maternal Age, High-Risk Pregnancy, Maternal Health ABSTRAK Kehamilan risiko tinggi merupakan kondisi yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya komplikasi selama kehamilan, persalinan, maupun masa nifas. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah usia ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia ibu dengan risiko kehamilan risiko tinggi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 120 responden ibu hamil. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dengan usia <20 tahun dan >35 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami kehamilan risiko tinggi dibandingkan usia 20–35 tahun (p<0,05). Disimpulkan bahwa usia ibu memiliki hubungan signifikan dengan risiko kehamilan risiko tinggi. Kata Kunci: Usia Ibu, Kehamilan Risiko Tinggi, Kesehatan Maternal
Copyrights © 2026