Pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas pengelolaan keuangan merupakan fondasi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi berkelanjutan. Dalam konteks ini, BMT berperan tidak hanya sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai agen edukasi yang menanamkan prinsip kehati-hatian dan perencanaan keuangan berbasis syariah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di BMT UGT Nusantara Cabang Bantur, Kabupaten Malang, dengan fokus pada pemanfaatan produk Tabungan Umum Syariah sebagai instrumen pemberdayaan. Metode yang digunakan adalah Participation Action Research (PAR) dengan melibatkan partisipasi aktif pengelola dan anggota. Hasil menunjukkan adanya perubahan positif dalam perilaku keuangan masyarakat, seperti meningkatnya kesadaran menabung, kemampuan mengelola keuangan secara terencana, serta kedisiplinan memenuhi kewajiban finansial. Temuan ini menegaskan bahwa Tabungan Umum Syariah berfungsi tidak hanya sebagai sarana simpanan, tetapi juga sebagai media pembelajaran keuangan yang aplikatif dan berkelanjutan. Secara praktis, pengabdian ini memberikan strategi penguatan peran edukatif BMT.
Copyrights © 2026