Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) berpotensi sebagai bahan baku minuman fermentasi fungsional karena mengandung gula alami, pigmen betalain, dan senyawa bioaktif. Namun, pemanfaatannya masih terbatas pada daging buah, sedangkan kulit buah sering dibuang meskipun memiliki kandungan gizi dan komponen fungsional bernilai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh bagian buah serta fermentasi menggunakan Lactobacillus plantarum terhadap karakteristik sensori dan fisikokimia minuman berbasis buah naga merah. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor, yaitu bagian buah (daging dan kulit) dan kondisi fermentasi (tanpa fermentasi dan fermentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menghasilkan aroma asam khas, warna lebih pucat, dan tekstur lebih encer, terutama pada minuman berbasis kulit buah naga. Fermentasi menurunkan pH dari 5,74 menjadi 3,08 serta menurunkan total padatan terlarut dari 5,50 menjadi 3,73 °Brix. Minuman berbasis daging buah memiliki total padatan terlarut lebih tinggi, sedangkan minuman berbasis kulit buah menghasilkan pH lebih rendah. Daging dan kulit buah naga berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku minuman fungsional yang bernilai tambah.
Copyrights © 2026