Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kecerdasan Emosional, Kepercayaan Organisasi, dan Fleksibilitas Kerja terhadap Inovasi pada pegawai Bank Indonesia Sumatera Barat. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 58 pegawai dan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS 26.0, hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi. Kecerdasan Emosional memberikan pengaruh terbesar dengan koefisien regresi 0,581, diikuti oleh Kepercayaan Organisasi sebesar 0,452 dan Fleksibilitas Kerja sebesar 0,197. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 59,2% variasi inovasi pegawai, sementara sisanya 40,8% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan aspek emosional, peningkatan rasa percaya terhadap organisasi, serta penerapan sistem kerja yang lebih fleksibel dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi munculnya ide-ide baru. Oleh karena itu, manajemen Bank Indonesia Sumatera Barat disarankan untuk terus memperkuat ketiga aspek tersebut guna meningkatkan kreativitas dan daya saing organisasi secara berkelanjutan. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Kepercayaan Organisasi, Fleksibilitas Kerja, Inovasi
Copyrights © 2026