Gunung Api Seulawah Agam merupakan gunung api aktif yang memiliki potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar, terutama pada musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model spasial bahaya lahar menggunakan perangkat lunak Laharz yang diintegrasikan dengan Sistem Informasi Geografis (QGIS) berbasis data Shuttle Radar Topography Mission (SRTM). Metode yang digunakan meliputi pengolahan data Digital Elevation Model (DEM), penentuan parameter pemodelan seperti rasio H/L, volume lahar, dan ambang batas aliran, serta simulasi aliran lahar untuk menghasilkan peta zona bahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Laharz mampu merepresentasikan jalur aliran lahar yang mengikuti jaringan sungai utama dan menghasilkan zona bahaya yang konsisten dengan kondisi morfologi wilayah. Integrasi dengan QGIS memungkinkan visualisasi spasial yang informatif dalam bentuk peta distribusi aliran dan zona genangan. Meskipun memiliki keterbatasan dalam merepresentasikan dinamika fluida secara detail, model ini efektif sebagai pendekatan awal dalam pemetaan bahaya lahar. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pemodelan bahaya vulkanik berbasis data topografi yang sederhana namun aplikatif untuk mendukung kajian mitigasi bencana
Copyrights © 2026