Perkembangan teknologi Digital Twin dalam kerangka Revolusi Industri 4.0 telah mendorong transformasi strategi perawatan industri menuju pendekatan yang lebih adaptif, prediktif, dan berkelanjutan. Industri proses petrokimia, dengan karakteristik operasional berisiko tinggi,meliputi tekanan dan temperatur ekstrem, dinamika reaksi kimia yang kompleks, serta potensi kegagalan katastrofis akibat korosi dan kebocoran bahan berbahaya,memiliki urgensi yang sangat tinggi terhadap sistem pemantauan dan perawatan berbasis prediksi. Namun, kajian sistematis mengenai implementasi Digital Twin secara spesifik pada sektor petrokimia masih sangat terbatas dalam literatur ilmiah. Kondisi ini merupakan kesenjangan penelitian (research gap) yang signifikan dan menjadi justifikasi utama penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan perkembangan teknologi Digital Twin dalam mendukung strategi perawatan berkelanjutan pada industri proses petrokimia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian Digital Twin mengalami peningkatan signifikan sejak tahun 2020 dan mencapai fase ekspansi strategis pada periode 2022–2023. Dominasi penelitian masih berada pada sektor manufaktur (43%), sementara sektor petrokimia relatif lebih terbatas (28%),temuan ini secara langsung mengkonfirmasi research gap yang menjadi fondasi penelitian ini. Dari perspektif strategi perawatan, predictive maintenance merupakan paradigma dominan yang berkontribusi signifikan terhadap optimalisasi sumber daya dan peningkatan keselamatan operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Digital Twin memiliki potensi strategis untuk mentransformasikan sistem perawatan industri proses petrokimia menjadi lebih efisien, aman, dan berkelanjutan, dengan syarat integrasi simultan antara predictive intelligence, risk-based optimization, dan sustainability-oriented lifecycle management yang spesifik terhadap parameter unik petrokimia.
Copyrights © 2026