Jerami padi merupakan residu pertanian yang melimpah dan berpotensi dikembangkan sebagai prekursor karbon aktif untuk pengolahan limbah cair yang mengandung logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengevaluasi kinerja karbon aktif jerami padi teraktivasi asam sulfat (H₂SO₄) dalam menyisihkan kromium heksavalen (Cr(VI)) dari larutan sintetik. Karbon aktif disintesis melalui karbonisasi pada suhu 500 °C selama 2 jam dan aktivasi kimia menggunakan H₂SO₄ 2 M dengan rasio impregnasi 1:10 (b/v). Pengujian adsorpsi dilakukan secara batch dengan variasi pH (5–9), ukuran partikel (60–100 mesh), dan waktu kontak (0–120 menit) untuk menentukan kondisi optimum. Kondisi optimum diperoleh pada pH 7, ukuran partikel 100 mesh, dan waktu kontak 60 menit. Data kesetimbangan lebih sesuai dengan model isoterm Langmuir (R² = 0,8923) dengan kapasitas adsorpsi maksimum (qₘ) sebesar 5,42 mg/g dan konstanta Langmuir (KL) sebesar 2,40 L/mg, yang mengindikasikan mekanisme adsorpsi monolapis dengan afinitas interaksi yang cukup kuat. Hasil ini menunjukkan bahwa karbon aktif jerami padi teraktivasi H₂SO₄ berpotensi sebagai adsorben alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan untuk pengolahan limbah cair yang mengandung Cr(VI).
Copyrights © 2026